Pangandaran; Wisata Alam yang Cocok Untuk Berlibur

Ketika mendengar kata Pangandaran, mungkin yang langsung terlintas di benak kamu adalah pantai dan aneka hidangan laut. Hal ini tentu tidak aneh, karena memang kabupaten Pangandaran terkenal dengan pantainya yang indah. Bukan hanya dapat menikmati deburan ombak dan angin yang sepoi-sepoi, kamu juga dapat menyaksikan eksotisme keindahan matahari terbit maupun terbenam di pantai Pangandaran.

Jika ingin berburu matahari terbenam, kamu dapat datang ke pantai Pangandaran di sore hari ketika matahari sudah mulai tergelincir. Namun bila ingin berburu matahari terbit, ada baiknya jika kamu memilih untuk menginap di pantai Pangandaran. Di sekitar pantai terdapat beberapa penginapan, salah satunya adalah Sun In Pangandaran Hotel yang hanya berjarak 200 m dari pantai barat Pangandaran. Kamu dapat pesan hotel ini di Traveloka. Continue reading

#Ngopi2016 NGObrol asik Pejuang nasI; Ngopi Itu Gak Asik dan Gak Perlu Ada!

Berbagi Nasi Makassar

Berbagi Nasi Makassar

Sebenarnya saya ini ngapain sih di sini?”

Saya berbicara dengan diri saya sendiri. Berdialog dalam hati sambil bertanya-tanya tanpa mendapatkan jawaban karena tak dilontarkan.

Bergabung bersama gerakan Berbagi Nasi Makassar merupakan kepuasan batin tersendiri bagi saya. Mereka mungkin sekumpulan orang aneh yang suka berbagi padahal tak ada yang mereka dapat sebagai imbalan sama sekali. Mereka adalah sekumpulan orang gila yang justru punya keinginan untuk membubarkan saja gerakan yang mereka bangun sendiri—kalau bisa dalam tempo waktu sesingkat-singkatnya. Karena dengan bubarnya Berbagi Nasi se-Nusantara, artinya tak ada lagi orang miskin, tak ada lagi orang kelaparan, tak ada lagi yang membutuhkan bantuan. Merdeka! Continue reading

Tidak Keluar Darah Saat Malam Pertama; Bukan Perawankah?

 

123601_vaginailustrasits

Pernah menonton sinetron atau drama yang mengisahkan tentang pasangan suami istri yang bercerai di hari pertama mereka menikah karena sang suami merasa istrinya bukan perawan lagi? Atau pernah membaca kisah yang demikian? Dulu, saya pikir itu semua hanya fiktif belaka. Tak pernah terjadi di dunia nyata. Namun di dunia yang sudah modern ini, ternyata masih ada juga orang-orang yang berpikiran demikan karena ketidaktahuan mereka dan mitos yang beredar di masyarakat. Mitos bahwa setiap perempuan yang baru pertama kali melakukan hubungan seksual pasti mengeluarkan darah perawan. Continue reading

Curcol: Mati Itu Pasti, Sehat Itu Anugerah

large_article_im638_Helping_healthcare_professionals_cope_with_patient

Sebagai seorang dokter, tentu saja saya telah melihat banyak sekali kematian. Sama banyaknya pula saat mata saya menyaksikan lahirnya manusia yang baru di dunia. Dulu, saya pikir saya akan terbiasa dengan tangis pilu penuh duka keluarga yang ditinggalkan oleh orang terkasihnya. Dulu, saya pikir saya akan terbiasa dengan tangis suka cita penuh haru oleh ibu yang meskipun kesakitan, namun tetap tersenyum sambil menatap penuh cinta anaknya yang baru saja menghirup udara yang sama dengannya. Dulu, saya pikir saya akan terbiasa dengan semua itu. Nyatanya, bahkan setelah menyandang gelar dokter di depan nama pun, saya masih tetap tak terbiasa dengan hal tersebut. Selalu terselip perasaan sedih ketika melihat pasien yang tengah meregang nyawa dan tak berdaya untuk saya selamatkan. Selalu terselip rasa haru, ketika mendengar tangisan bayi yang baru saja lahir. Continue reading

Tradisi “Bingung” Menjelang Mudik Hari Raya

mudik

“Kak, lebaran nanti libur?”

“Gak tahu, Ma. Libur deh kayaknya. Kenapa, Ma?”

“Bagusnya lebaran tahun ini, kita lebaran di mana?”

Saya masih menggeliat di atas kasur saat Mama menelepon beberapa minggu lalu. Menguap lebar mengeluarkan sisa-sisa kantuk yang mengendap akibat begadang semalam suntuk memastikan kondisi pasien gawat yang datang ke UGD Puskesmas malam tadi. Padahal belum juga masuk bulan Ramadan, tapi Mama sudah menanyakan mau lebaran di mana. Bingung menentukan tempat mudik saat lebaran tiba adalah hal yang saya alami tiap tahunnya. Berhubung kampung halaman orang tua saya berbeda—Papa di Ambon dan Mama di Ternate—dan kota tempat mereka tinggal dan bekerja juga berbeda dengan saya dan adik-adik saya, akhirnya tiap tahun keluarga kami selalu kerepotan untuk menentukan di mana akan berlebaran. Continue reading

Karena Kegagalan adalah Keberhasilan yang Tertunda

malcolm_forbes

Anak kecil yang ditanya mengenai cita-citanya biasanya akan menjawab dengan spontan “Aku ingin jadi dokter!”. Padahal, kebanyakan dari mereka justru takut dengan manusia berjas putih itu kan? Saya sendiri heran, mengapa sejak kecil—tepatnya sejak saya duduk di bangku taman kanak-kanak, saya telah memutuskan untuk menjadi seorang dokter. Orang tua saya tak pernah memaksa saya untuk menjadi dokter. Mereka bahkan tidak pernah menyuruh saya untuk belajar. Mungkin karena saya selalu melakukannya tanpa mereka suruh. Karena saya sadar, gagal tak boleh ada dalam kamus hidup saya untuk bisa menjadi seorang dokter. Namun, dunia setelah lulus SMA ternyata hampir membuat saya putus asa karena kegagalan. Continue reading